Perpustakaan Masjid Nabawi

Perpustakaan Masjid Nabawi


Selain sebagai tempat untuk beribadah shalat, Masjid Nabawi juga memiliki sebuah perpustakaan modern dengan koleksi buku yang mencapai puluhan ribu. Sebagian buku-buku yang disana merupakan buku-buku wakaf. Perpustakaan tersebut terletak di lantai dua Masjid Nabawi di sisi sebelah barat gedung masjid, dapat diakses dengan eskalator dekat pintu 12 Masjid Nabawi.




Sebagian besar koleksi buku perpustakaan berbahasa arab, namun ada satu ruangan khusus yang menyediakan buku-buku dengan bahasa asing, diantaranya bahasa Indonesia, Inggris, Urdu dan Turki.

 

Koleksi buku terbilang cukup lengkap, terdiri dari berbagai macam tema, seperti sirah nabawiyah, sejarah kota Madinah dan Makkah, buku-buku tentang sejarah kehidupan Rasulullah, buku karangan Imam Hanafi, Imam Maliki dan buku Ulumul Qur'an.

 

Perpustakaan Masjid Nabawi termasuk sebagai perpustakaan modern yang terletak di Masjid NabawiMadinahArab Saudi. Perpustakaan ini didirikan pada tahun 1352 Hijriah atas usulan dari Direktur urusan Wakaf Kota Madinah, Syaikh Ubaid Madani. Kepala Perpustakaan yang pertama adalah Ahmad Yasin al-Khiyari. Sebagian buku-buku yang ada di perpustakaan ini merupakan buku yang diwakafkan sebelum berdirinya perpustakaan baru, antara lain wakaf dari Perpustakaan Syaikh Muhammad Aziz al-Wazir yang telah mewakafkan perpustakaannya pada tahun 1320 Hijriah. Dan buku-buku yang dimasukkan ke perpustakaan setelah pembangunan antara lain buku-buku yang berada di Raudhah asy-Syarifah yang didalamnya terdapat buku sejarah pembangunan pendirian perpustakaan. Adapun perpustakaan yang pertama kali sudah ada di Masjid Nabawi, menurut Kitab Khazain al-Kutub al-'Arabiyyah, Perpustakaan Masjid Nabawi sudah berdiri sebelum terjadinya kebakaran Masjid Nabawi pada 13 Ramadhan 886 Hijriah. Kebakaran tersebut telah membakar rak-rak buku, mushaf-mushaf, buku-buku yang terdapat di perpustakaan.




Perpustakaan Masjid Nabawi terbagi menjadi 7 bagian

·         Ruang Baca: Terdapat ruang baca untuk laki-laki dan ruang baca untuk perempuan.

·         Bagian Manuskrip: Terletak di lantai dua pintu 'Ustman bin Affan.

·         Bagian Perpustakaan Suara: Terletak di Pintu 17 Masjid Nabawi, bagian ini bertugas untuk menyimpan kajian-kajian, khutbah-khutbah dan rekaman salat-salat di Masjid Nabawi.

·         Bagian Teknis: Terletak di Pintu 9, bagian ini bertugas untuk menyampulkan, membersihkan dan sterilisasi buku-buku dan manuskrip.

·         Bagian Klasifikasi, Katalog, Majalah dan Gudang: Terletak di Pintu 9.

·         Bagian Buku-buku Langka: Bagian ini bertugas untuk menyimpan buku-buku langka, dari segi sejarah percetakaan (buku lama), bentuk, dekorasi atau gambar.

·         Bagian Perpustakaan Digital: Terdapat komputer-komputer jinjing yang tersambung dengan jaringan lokal Masjid Nabawi dan jaringan internet, para pengunjung dapat memanfaatkan dan mencari buku-buku dan tema yang berbeda yang tersedia di perpustakaan masjid nabawi ini. Terdapat pula Program Maktabah Syamilah, Program al-Maktabah al-Islamiyyah, dan situs-situs islami di internet. Perpustakaan ini berada di barat pintu masuk Masjid Nabawi, pintu 12 lantai 2 masjid Nabawi.


Tak ada salahnya, bagi para jamaah baik haji maupun umrah untuk meluangkan waktu, menambah ilmu membaca buku-buku di perpustakaan ini.





Ayo share artikel ini melalui sosial media kamu dengan klik salah satu tombol di sebelah kanan layar. Terimakasih & Semangat Berwakaf Amazing People!

Komentar

Silakan Masukan Komentar ...

Penyaluran Wakaf Qur’an Untuk Sambut Ramadhan

Realisasi Wakaf Al-Quran

Wakaf Sumur Utsman bin Affan

Inspiratif

Penyaluran Bantuan Roti Untuk Warga Palestina

Realisasi Program Bangun Kembali Gaza

Ramadhan 2021 Momentum Bagi Wakaf Uang

Wakaf Indonesia